Safari Penyuluh, Kelompok Tani Rambe Melas Buat Pupuk Organik

Space Iklan

pupuk organik
Kelompok Tani Rambe Melas membuat pupuk organik padat di Desa Gunung Juhar, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (21/6/2021). (Foto: Prison Tarigan)

(Penulis: Prison Tarigan)

KARO, InfoInfrastruktur.com – Untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahetraan petani di Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, dilaksanakan kegiatan safari penyuluh  secara tim ke desa-desa.

Salah satukegiatan safari penyuluh ini adalah pembuatan pupuk organik padat oleh Kelompok Tani Rambe Melas di Desa Gunung Juhar, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (21/6/2021).

Koordinator Penyuluh Simsim Sembiring mengatakan, bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik adalah bahan yang ada di lingkungan sekitar. Bahan yang digunakan yaitu: kotoran hewan 500 kg, dedak 100 kg, tongkol jagung 100 kg, arang sekam 100 kg, batang pisang 100 kg, kulit kakao 100 kg, EM 4 sebanyak 1 liter, gula merah 1 kg, air 20 liter.

Simsim juga menjelaskan cara pembuatan pupuk organik padat dengan menyincang halus tongkol jagung, batang pisang dan kulit kakao, kemudian diaduk dengan kotoran hewan dan dedak.

Kelompok Tani Rambe Melas membuat pupuk organik padat di Desa Gunung Juhar, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (21/6/2021). (Foto: Prison Tarigan)

“Diaduk sampe rata, disiram dengan menggunakan EM 4 yang sudah dicampur dengan gula dan air. Disiram menggunakan gembor sampai basah. Dan bila dikepal air tidak menetes dan dijatuhkan, dia tidak pecah. Ditutup difermentasi selama 2 minggu,” kata Sembiring.

Sementara Penyuluh Desa Gunung Juhar Abadi Sinuhaji SP menambahkan, pembuatan pupuk organik ini sangat diperlukan mengingat langkanya pupuk kimia bersubsidi. Pupuk organik ini sangat dibutuhkan tanah karena dapat menambah kesuburan dan juga memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. “Di mana penggunaan pestisida dan herbisida oleh petani sangat tinggi,” jelas Sinuhaji.

dibaca oleh 1,224 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*