Kementerian Perhubungan Diminta Bangun Jembatan Timbang di Ruas Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala

Space Iklan

Jembatan Timbang
Penanganan rehabilitasi mayor dalam Preservasi Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala di daerah Cisaat, Sukabumi. (Foto: InfoInfrastruktur)

Penulis: Mbayak Ginting

Bandung, InfoInfrastruktur.com – Kementerian Perhubungan diminta untuk membangun jembatan timbang di ruas Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala untuk mengantisipasi truk yang bermuatan lebih atau over dimension over load (ODOL).

Permintaan ini diusulkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat Herman ST SH MH dalam pertemuan dengan Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada bulan Oktober 2020 lalu.

Herman mengatakan, muatan truk yang dalam kondisi over load ini  banyak terjadi di ruas Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala. Muatan truk banyak di atas 40 ton.

Selain mengusulkan langsung pembangunan jembatan timbang ini kepada Kementerian Perhubungan, Herman menambahkan, pihaknya juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk meminta pembangunan jembatan timbang ini kepada Kementerian Perhubungan.

Menurut Herman yang saat ini melaksanakan Preservasi Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala kepada Medikomonline di Bandung, Kamis (21/01/2021), untuk mengantisipasi truk yang bermuatan over load ini perlu dibangun jembatan timbang di ruas Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala.

“Idealnya jembatan timbang ini ada dua,” kata Herman mewakili Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat Robert Himawan Hamiseno.  

Menurut Herman yang sebelumnya bertugas di Kalimantan Barat ini, jembatan timbang itu perlu dibangun di ruas jalan antara Bogor – Sukabumi dan antara Cianjur – Sukabumi.

Terkait dengan kerusakan jalan, Herman mengungkapkan, tetesan solar dari truk juga mempercepat kerusakan pada ruas Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala. Tetesan solar ini terjadi ketika kemacetan jalan sering terjadi di ruas tersebut.  

Lanjutnya menjelaskan, dalam pekerjaan Preservasi Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala yang saat ini masih dalam pengerjaan, anomali cuaca dengan curah hujan tinggi saat ini juga mempengaruhi kerusakan jalan.

Diungkapkannya, dalam pekerjaan Preservasi Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala tahun 2020 lalu telah dilakukan rehabilitasi mayor dan minor. Di ruas jalan Cisaat dan Cicurug – Cidahu dilakukan rehabilitasi mayor dengan overlay tiga lapis, Leveling AC BC – AC WC.

Selain itu, juga dilakukan perkerasan bahu jalan dengan beton untuk menambah kapasitas jalan. Pemasangan U-Ditch juga dilakukan untuk memperlancar aliran air.

Dikutip InfoInfrastruktur dari Medikomonline, Herman menegaskan, Preservasi Jalan Benda – Sukabumi – Rajamandala ditargetkan selesai awal Juni 2021. “Tapi kita usahakan lebih cepat,” katanya. (Mbayak Ginting)     

Loading

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*