Jalan Soekarno Hatta Diperlebar 6,5 – 13 Meter Dalam Pembangunan Flyover Kopo

Space Iklan

Flyover Kopo
PT. Pembangunan Perumahan selaku kontraktor pelaksana Pembangunan Flyover Kopo sedang melakukan pekerjaan pelebaran jalan. (Foto: InfoInfrastruktur)

Penulis: Mbayak Ginting

Bandung, InfoInfrastruktur.com – Jalan Soekarno Hatta Bandung diperlebar bervariasi antara 6,50 -13,00 meter dalam Pembangunan Flyover Kopo yang saat ini sedang berlangsung.

Yudi Harto, PPK 4.5 Provinsi Jawa Barat – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat menjelaskan kepada Infoinfrastruktur.com di Bandung, Jumat (22/01/2021), dalam tahap pekerjaan saat ini, lebar lajur jalan yang diperlebar yaitu dengan lebar jalan bervariasi antara 6,50 – 13,00 meter dan panjang 1,70 km untuk daerah pelebaran (Frontage).

“Begitu juga pekerjaan perkerasan beton lebarnya bervariasi 6,50 – 13,00 meter untuk 2 – 3 lajur sepanjang 1,70 km,” kata Yudi Harto.

Sejak kontrak pekerjaan Pembangunan Flyover Kopo ditandatangani di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat, Jalan AH Nasution Bandung, Jumat (13/11/2020) lalu, PPK 4.5 Provinsi Jawa Barat – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat bergerak cepat melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Di bagian selatan ruas Jalan Soekarno Hatta Bandung saat ini, tampak kontraktor pelaksana Pembangunan Flyover Kopo PT. Pembangunan Perumahan melakukan pekerjaan pelebaran jalan. Dalam pelebaran jalan ini sedang dilakukan perkerasan beton.

Yudi menjelaskan, pelebaran jalan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan dan dapat mengatur kendaraan yang akan berbelok tanpa mengganggu lalu lintas utama di jalur cepat. Demikian juga perkerasan beton jalan ini dilaksanakan sebagai pemisah untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan rendah.

PT. Pembangunan Perumahan selaku kontraktor pelaksana Pembangunan Flyover Kopo sedang melakukan pekerjaan pelebaran jalan. (Foto: InfoInfrastruktur)

Berdasarkan pantauan Infoinfrastruktur di lapangan, Rabu (20/01/2020), pada bagian selatan ruas Jalan Soekarno Hatta Bandung tampak beberapa bangunan masih berdiri di ruas jalan yang diperlebar. Kondisi ini mengindikasikan masih ada beberapa tanah dan bangunan milik warga belum selesai dibebaskan.

Berkaitan dengan pembebasan tanah dan bangunan ini, Yudi mengungkapkan, ada sebanyak 14 (empat belas) bidang tanah yang belum dibebaskan yang rencananya akan dibebaskan pada tahun 2021 ini. Begitu juga jumlah bangunan yang belum dibebaskan ada sebanyak 14 (empat belas) unit lagi.

Untuk memperlancar Pembangunan Flyover Kopo ini, kata Yudi, pembebasan tanah dan bangunan ini diharapkan selesai secepat mungkin.

Yudi juga mengharapkan dukungan masyarakat selama  Pembangunan Flyover Kopo ini berlangsung. Pihaknya berupaya agar mobilitas alat berat di lokasi pekerjaan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Pembangunan Flyover Kopo ini akan melintasi persimpangan Kopo dan Cibaduyut sepanjang 1,70 km di Kota Bandung. Rencananya, pembangunan akan memakan waktu 659 hari kalender mulai dari 13 Novemver 2020 sampai 2 September 2022.

Pembangunan Flyover terdiri dari jembatan sepanjang 1,30 km dan sepanjang 0,40 km frontage. Flyover Kopo dibangun menggunakan bore pile diameter 1,2 meter, dengan panjang 24 – 25 meter (FO) spun Pile diameter 0,50 meter, panjang 17 – 18 meter (Pile Slab).

Struktur jembatan dengan teknik, single pier jarak antar Pier 45,5 m dan 50 m balok PCI girden 45,5 m. Di atas eksisting jalan balok PCU Girden 49 m untuk eksisting persimpangan Kopo dan persimpangan Cibaduyut.

Tender Paket Pekerjaan Pembangunan Flyover Kopo ini dimenangkan oleh PT. Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp 262.643.015.000,00. 

Dengan adanya Pembangunan Flyover Kopo ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas di Kota Bandung. (Mbayak Ginting)   

dibaca oleh 3,447 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*