Tiga Kunci Penentu Prioritas Pembangunan Infrastruktur untuk Pengembangan Wilayah

Space Iklan

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengadakan pelatihan Penentuan Prioritas Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur untuk Pengembangan Wilayah selama 10 hari secara virtual. (Foto: BPSDM PUPR)

Medan, InfoInfrastruktur.com  – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengadakan pelatihan Penentuan Prioritas Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur untuk Pengembangan Wilayah selama 10 hari secara virtual. 

Sesuai dengan tema pelatihan mengenai penentuan prioritas keterpaduan pembangunan infrastruktur untuk pengembangan wilayah, ada tiga kata kunci yang menjadi pokok substansi pelatihan, yaitu penentuan prioritas keterpaduan, pembangunan infrastruktur (khususnya Infrastruktur PUPR), dan pengembangan wilayah. Namun, dengan terbatasnya dana pembangunan, maka pemerintah harus dapat membuat skala prioritas infrastruktur PUPR apa yang akan dibangun. 

Pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Diklat Wilayah I Medan, berakhir Jumat (19/6/2020) dan ditutup pada hari yang sama oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (PIW) Rezeki Perangin-angin.

Dalam sambutan penutupan melalui konferensi video dari Jakarta, Rezeki mengatakan ada berbagai cara untuk menentukan skala prioritas pembangunan infrastruktur, antara lain didasarkan pada tingkat urgensi output yang diharapkan, besaran biaya yang akan dikeluarkan, dan lain-lain. Salah satunya didasarkan pada pertimbangan kewilayahan, apakah infrastruktur yang akan dibangun sudah sesuai dengan arah pengembangan wilayah, mendukung pengembangan kawasan strategis nasional, atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan secara signifikan.

Rezeki menambahkan, pembangunan seutuhnya terletak pada sumber daya manusia. Tidak akan pernah terwujud infrastrutur PUPR yang handal untuk mewujudkan Visium PUPR 2030, tanpa didukung oleh insan PUPR yang kompeten. (Mbayak Ginting/Sbr:BPSDM)

dibaca oleh 1,910 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*