Untuk Perumahan Buruh, DPRD Jabar Minta Pembangunan Rusunawa Purwakarta Jangan Hanya Tiga Lantai

Space Iklan

Komisi IV meninjau pembangunan Rusunawa dalam rangka monitoring kegiatan Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Purwakarta. (Foto: Humas DPRD Jabar)

Bandung, InfoInfrastruktur.com – Di wilayah Purwakarta banyak perusahaan yang mempekerjakan karyawan sehingga pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dinilai tepat sasaran. Untuk itu, Komisi IV DPRD Jawa Barat mendorong pembangunan Rusunawa di Kabupaten Purwakarta

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Kasan Basari mengatakan, di Kabupaten Purwakarta banyak perusahaan-perusahaan besar. Sehingga perlu ada bantuan kepada para tenaga buruh yang notabene belum memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kalau ditempatkan di rusunawa dengan sewa yang begitu murah setidaknya sedikit terbantukan,” kata Kasan, ketika Komisi IV meninjau pembangunan Rusunawa dalam rangka monitoring kegiatan Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Purwakarta, Rabu (16/09/2020).

Kasan berharap, pembangunan Rusunawa di Purwakarta lebih ditingkatkan, terutama dari sisi infrastrukturnya. Bukan seperti sekarang ini yang hanya membangun tiga lantai. Padahal, lahan yang disediakan masih cukup memadai untuk dibangun lebih dari tiga lantai.

“Pemerintah provinsi harus mampu meyakinkan pemerintah pusat terkait dengan program pembangunan Rusunawa ini supaya bisa ditingkatkan lebih dari tiga lantai. Manfaat untuk penghuni juga banyak dan efisien lahan juga efektif,” tegas Kasan, dari Fraksi Gerindra Persatuan.

Komisi IV meninjau pembangunan Rusunawa dalam rangka monitoring kegiatan Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Purwakarta. (Foto: Humas DPRD Jabar)

Menurut Kasan, evaluasi Komisi IV ini terkait dengan progres pembangunan Rusunawa yang ada di daerah Purwakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya menyediakan lahan, untuk anggaran bersumber dari pusat.

Sehingga katanya, Komisi IV harus mengetahui lebih mendalam terkait progres pembangunan Rusunawa ini. Termasuk target waktu, maupun progres anggarannya. Sebab, kondisi saat ini masih terdampak Covid-19.

“Apakah rencana pembangunan Rusunawa itu sesuai dengan target yang dimulai dari titik nol sampai akhir itu harus sesuai targetnya,” ungkap Kasan, legislator dari Dapil Jawa Barat XII (Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon). (Mbayak Ginting)

dibaca oleh 1,008 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*