Jelang Arus Mudik Lebaran, PPK 3.1 Jabar Tangani 395 Lubang di Ruas Jalan Cidaun – Pamengpeuk – Cipatujah

Space Iklan

PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat telah menangani 395 titik lubang pada ruas Jalan Cidaun – Pameungpeuk – Cipatujah. (Foto: Ist)

Garut, Infoinfrastruktur.com – Arus mudik Lebaran  di pertengahan bulan Maret 2026 sudah mendekati waktunya. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat mempercepat penanganan dan pemeliharaan ruas jalan nasional di wilayah Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat menuju kampung halaman.

Di wilayah selatan Jawa Barat, sebanyak 395 titik lubang pada ruas Jalan Cidaun – Pameungpeuk – Cipatujah telah ditangani oleh PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat, Satuan Kerja PJN Wilayah III Jawa Barat sejak awal Januari hingga 19 Februari 2026.

PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat telah menangani 395 titik lubang pada ruas Jalan Cidaun – Pameungpeuk – Cipatujah. (Foto: Ist)

“Penanganan mencakup ruas Cidaun – Cisela – Cilaki, Cilaki – Rancabuaya – Cijayana, Cijayana – Simpang Cilautereun, Simpang Cilautereun – Pameungpeuk, Pameungpeuk – Cikaengan, hingga Cikaengan – Cipatujah. Tim tetap bersiaga untuk melakukan perbaikan apabila muncul kerusakan baru,” kata PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat Clara A G Simatupang kepada Infoinfrastruktur.com, Jumat (06/03/2026).

Clara menambahkan, percepatan penanganan kerusakan jalan, khususnya penutupan lubang (patching), merupakan tindak lanjut arahan Menteri PU, Dody Hanggodo, yang menargetkan seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi aman dan mantap paling lambat H-10 sebelum Lebaran 2026. 

PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat telah menangani 395 titik lubang pada ruas Jalan Cidaun – Pameungpeuk – Cipatujah. (Foto: Ist)

“Perbaikan jalan juga menjadi langkah strategis dalam mendukung akses menuju kawasan wisata Pantai Selatan Jawa Barat yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan pergerakan wisatawan, aktivitas ekonomi lokal, serta mobilitas warga dapat berlangsung lebih optimal,” ungkap Clara.

PPK 3.1 Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat terhadap setiap potensi kerusakan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan aman, nyaman, dan lancar. (Gins)

Loading

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*