Wakil Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata Alam Situ Gunung Sukabumi

Space Iklan

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong meninjau kawasan Wisata Alam Situgunung di Kabupaten Sukabumi. (Foto: Humas DKIP Sukabumi)

Sukabumi, InfoInfrastruktur.com  – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong meninjau kesiapan tempat Wisata Alam Situ Gunung di Kabupaten Sukabumi yang akan dibuka kembali setelah Zona Biru dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Alue Dohong menyampaikan, kunjungan ini dalam rangka mengecek kawasan konservasi, salah satunya termasuk kawasan wisata Suspension Bridge Situ Gunung yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Kalau ke depan status wilayah Kabupaten Sukabumi sudah biru mungkin kita pertimbangkan juga untuk dibuka, tetapi dengan menggunakan protokol Covid-19 dengan ketentuan kalau zona sudah biru boleh 50% pengunjung dari rata-rata sebelumnya,” ujar Wakil Menteri.

Alue Dohong menambahkan, kebijakan selama Covid-19 menutup tempat wisata tentu itu sangat berpengaruh besar di 2020, mungkin penurunan kurang lebih di angka 20%.

“Sehingga ini memang investasi yang luar biasa. Oleh karena itu, kita tidak ingin berlama-lama ini berhenti supaya ekonomi utuh, akan tetapi juga kesehatan perlu diantisipasi. Untuk itu kita akan pertimbangkan setelah Kabupaten Sukabumi sudah zona biru,” tegas Wakil Menteri.

Selain mengunjungi jembatan gantung Situ Gunung, Wakil Mentri LHK juga melihat pertunjukan kreasi seni tradisioal degungan dan produk kemasan hasil olahan masyarakat sekitar.

Kunjungan kerja Wakil Mentri LHK ini disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H Iyos Somantri.  Sekda menerima kunjungan kerja Wakil Menteri LHK Alue Dohong ke Kawasan Wisata Alam Situgunung, di Gedung Tourist Information Center (TIC) Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/6/2020).

Menurut Sekda, kunjungan Wakil Menteri LHK ke Situ Gunung dalam rangka meninjau langsung kesiapan tempat wisata yang akan dibuka kembali setelah Zona Biru dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kita akan evaluasi tanggal 13 juni ini masuk di zona biru sehingga dalam waktu dekat akan segera disampaikan terkait Protokol kesehatan dan batasan pengunjungnya,” ungkap Iyos Somantri.

Sekda menyampaikan, untuk kondisi situs wisata di kawasan Suspension Bridge sejauh ini sudah siap. “Saya kira sudah siap segala sesuatunya, termasuk menerapkan protokol kesehatan, tinggal dimulai pelaksanaannya dan tetap memperhatikan apa yang telah ditetapkan,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda berharap icon wisata di Kabupaten Sukabumi tersebut dapat menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara sehingga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan dibukanya Suspension Brige ini setelah Zona biru akan berdampak bagi masyarakat sehingga perekonomian bisa bergulir dan multiplayer efeknya bisa dirasakan oleh seluruh warga masyarakat umumnya di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kadudampit,” harap Sekda. (Mbayak Ginting)

dibaca oleh 1,109 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*