Di Masa New Normal, Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

Space Iklan

Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan telah mulai diaspal. (Foto: INFOINFRASTRUKTUR)

Bandung, Infoinfrastruktur.com –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Jawa Barat, pada tahun anggaran 2020 melanjutkan Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan. Jalan Lingkar Timur Kuningan ini dibangun mulai dari Desa Garatengah, Kecamatan Japara sampai ke Desa Kedungarum, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.

Pembangunan Jalan  Lingkar Timur Kuningan sepanjang 7,8 Km dikerjakan oleh kontraktor PT. Seneca Indonesia yang telah berpengalaman dan banyak menangani proyek jalan. Waktu pelaksanaan selama 360 hari kalender. Jalan  Lingkar Timur Kuningan ini dibangun sebagai jalan alternatif  dari Cirebon ke Kuningan sekaligus mengurangi kemacetan di Jalan Cirebon – Kuningan.  

Pada masa New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemic Covid-19 ini, Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Barat melalui PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat terus melakukan pengawasan kinerja kontraktor agar dapat menyelesaiakan Pembangunan Jalan  Lingkar Timur Kuningan tepada pada waktunya.

Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Barat juga tetap mengingatkan kontraktor PT. Seneca Indonesia untuk menjaga mutu kosntruksi Jalan  Lingkar Timur Kuningan tersebut.  

Sementara Kepala Satker PJN Wilayah III Provinsi Jawa Barat Ryandra Narlan ST MT menjelaskan kepada Infoinfrastruktur di Bandung,  Kamis (16/7/2020), pembiayaan Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan terkena dampak pandemic Covid-19 sehingga di-refocusing. Seharusnya Jalan Lingkar Timur bisa selesai di tahun 2020 menjadi direlaksasi baik biaya maupun masa pelaksanaan hingga 2021.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, pembiayaan pembangunan jalan lingkar timur kuningan terkena dampak sehingga di-refocusing yang mana seharusnya bisa selesai di tahun 2020 menjadi direlaksasi baik biaya maupun masa pelaksanaan hingga 2021. Pihak kami meminta kontraktor agar tetap berupaya untuk menyelesaikan pekerjaan di tahun 2020 ini sehingga pada tahun 2021 nanti kontraktor tinggal menerima pembayaran saja,” kata Ryandra Narlan didampingi PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat Arief Budiman ST.

Ryandra juga menguraikan kondisi lapangan Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan yang cukup sulit. “Pembangunan jalan ini cukup sulit mengingat terdapat pekerjaan galian dan timbunan hingga 17 meter,” ungkap Ryandra, diaminkan PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat Arief Budiman ST yang sehari-hari bertugas di lapangan.   

Berdasarkan pantauan Infoinfrastruktur di lokasi pekerjaan, saat ini kontraktor mulai melakukan pekerjaan pengaspalan Jalan  Lingkar Timur Kuningan tersebut. Pekerjaan pengaspalan dimulai di titik segmen Desa Garatengah.

Sebelumnya, Bupati Kuningan Acep Purnama telah melakukan launching pelaksanaan Pembangunan Jalan  Lingkar Timur Kuningan di Desa Garatengah pada tanggal 23 Desember 2019 lalu. Bupati Kuningan mengungkapkan rasa haru dan menyambut baik atas kelanjutan Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan dari Desa Garatengah-Kedungarum.

Menurut Bupati, berbicara mengenai transportasi tentu harus ada akses jalan yang baik untuk memudahkan segalanya, maka dengan peningkatan jalan akan membangun adanya peningkatan daya saing, untuk bersanding dengan kabupaten/kota lainnya yang senantiasa juga dapat mengurai titik kemacetan di hari libur besar.

“Launching pembangunan jalan ini juga dalam rangka membangun kebersamaan dengan masyarakat untuķ meyukseskan pembangunan sebagai wujud Kuningan MAJU serta akan merubah wajah Kuningan lebih bagus lagi,” ungkap Bupati. (Mbayak Ginting)

dibaca oleh 1,801 orang

Space Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*